• Home
  • My Profil
  • Kontak
  • Jual Beli Aman
  • Pesan Hotel
  • Aksesories dan Perhiasan
  • Hosting Murah
  • handphone-tablet Hadiri Dan Syiarkan Gema MAULID DAN RATIB Setiap kamis Malam Jum'at Bersama Majlis Ta'lim Nurul Islam, mari kita memperbanyak baca sholawat di malam jum'at agar sukses di dunia dan akhirat.. di informasikan bahwa MT. nurul islam sedang menggalang dana untuk membuat yayasan dan pebelihan lahan untuk kantor sekertariat MT. Ta'lim nurul islam, bantuan dapat di salurkan ke no.rek BCA 6870698672 an.Nadih

    Wednesday, 6 January 2016

    MENJADI MILYADER DENGAN MEMBACA AL QUR'AN

    Seperti yang telah diketahui, bahwa Alquran adalah wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk dijadikan pedoman dan pegangan bagi seluruh umat manusia (tidak terbatas hanya kepada umat muslim saja). Pedoman dan pegangan inilah yang akan menuntun kita kearah yang lebih baik untuk mendapatkan rahmat dan kebaikan dari Allah SWT. 

    Hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, yakni dari Abi Umamah ra. Ia berkata :

     “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda,
     ‘ Bacalah olehmu Alquran, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafaat pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya)" 

    Hal ini dapat diketahui bahwa terdapat banyak manfaat jika kita membacaAlquran. Berikut adalah uraian lengkap tentang manfaat Alquran bagi kehidupan, yaitu: 

    1. Menjadi Manusia yang Baik 

    Rasulullah SAW menegaskan bahwa orang yang terbaik diantara manusia adalah orang yang mau mempelajari dan mengajarkanAlquran, sesuai dengan sabdanya, 
    عَن عُثَمانَ رَضِىَ اللٌهُ عَنهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللٌهِ صٌلَى اللٌهُ عَلَيهِ وَسَلٌمَ خَيُركُم مَن تَعلٌمَ القُرانَ وَعَلٌمَهَ . ) رواه البخاري وابو داود والترمذي والنسائ وابي ماجه هكذا في الترغيب وعزاه الى مسلم ايضا لكن حكي الحافظ في الفضح عن ابي العلاء ان مسلما سكت عنه ).

    “Dari Utsman r.a. Rasulullah s.a.w. bersabda, 
    “sebaik-baiknya kamu adalah orang yang belajar al Qur’an dan mengajarkannya.” (Hr. Bukhari, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasai, Ibnu Majah) Oleh karena itu, orang yang terbaik didunia ini bukanlah orang-orang yang mempunyai derajat dan jabatan tinggi, bukan pula orang yang memiliki harta kekayaan yang berlebihan. Tetapi, orang terbaik disisi Allah SWT adalah orang yang mau belajarAlquran dan mengajarkannya kepada orang lain. 

    2. Memberikan Kedamaian dan Ketenangan

     Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Ar-Ra’d ayat 28, 
     yang artinya: “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram" 

    3. Mendapatkan Sakinah, Rahmat, serta Dinaungi para Malaikat 

    Hal ini berdasar kepada HR Muslim, yakni: 

    عَن اَبيِ هُرَيَرةَ رَضَيِ اللٌهُ عَنهُ أنَ رَسُولَ اللٌهِ صَلَيِ اللٌهٌ عَلَيهِ وَسَلَم قَالَ مَا اجٌتَمَعَ قَومُ فيِ بَيتٍ مِن بُيُوتِ اللٌهِ يَتلُونَ كتَابَ اللٌهِ وَيَتَدَا رَسُونَه فِيمَا بَيْنَهُم إلا نَزَلتْ عليْهمُ السَكِينَةُ وَغَشِيتهُمُ الرَّحمةُ وَحَفَتهمُ الملآئكةُ وَذَكَرَهُمُ اللٌهُ فِيمَن عِندَهُ. (رواه مسلم وابو داوود
     
    Dari Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, 

    “Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah dari rumah-rumah Allah, mereka membaca kitab Allah dan saling mengajarkannya di antara mereka, melainkan diturunkan ke atas mereka sakinah, rahmat menyirami mereka, para malaikat mengerumuni mereka, dan Allah Swt. menyebut-nyebut mereka di kalangan (malaikat) yang ada disisinya.” (Hr. Muslim dan Abu Dawud) 

    4. Mendatangkan Syafa’at pada Hari Kiamat 

    عَنْ جَابِرٍ رضي الله اللهُ عنهُ عَنِ الَّنَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ القُرْآنُ شَافِعٌ مُشَفَّعٌ وَمَا حِلٌ مُصَدَّقٌ مَنْ جَعَلَهُ اَمَامَهُ قَادَهُ اِلىَ الْجَنَّةِ وَمَنْ جَعَلَهُ خَلْفَ ظَهْرِه سَاقَطَهُ اِلى النَّارِ. (رواه ابن حبان والحاكم مطوّلا وصححه). 

    Dari Jabir r.a. Nabi saw., beliau bersabda, 

    “Al Qur’an adalah pemberi syafaat yang syafaatnya diterima dan sebagai penuntut yang tuntutannya dibenarkan. Barangsiapa menjadikan al Qur’an di depannya, maka ia akan membawanya ke Surga dan barangsiapa meletakannya di belakang, ia akan mencampakannya ke dalam neraka.” (Hr.Ibnu Hibbab dan Hakim). 

    5. Mendapatkan Pahala yang Banyak 

    Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, yakni 

    “Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka akan memperoleh satu kebaikan. Setiap satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf." 

    6. Mendapatkan Derajat yang Lebih Tinggi 

    عَن عَائِشَةَ رَضي اللٌهُ عَنهاَ قَالَتُ:قَالَ رَسُولُ اللٌهِ صَلٌي اللٌهُ عَلَيهِ وَ سَلٌم الَماهر
     باِلقُرانِ مَعَ السَفَرَةَ الكِرَامِ الَبَرَرَةِ وَاٌلَذِي يَقُراٌ القُرانَ وَيَتَتَعتَعُ فِيه وَهُوَ عَلَيهِ شَاقٌ لَه اَجَران (رواه البخارى ومسلم وابو داوود والترمذى وابن ماجه). 

    Dari Aisyah r.h.a berkata bahwa Rasulullah saw.bersabda , 

    “Orang yang ahli dalam al Qur’an akan berada bersama malaikat pencatat yang mulia lagi benar, dan orang terbata-bata membaca al Qur’an sedang ia bersusah payah (mempelajarinya), maka baginya pahala dua kali.” (Hr. bukhari, Nasa’I, Muslim, Abu Daud, Tarmidzi, dan ibnu Majah) 

    7. Penghilang Segala Keraguan 

    AlQuran menjelaskan mana yang sesungguhnya benar, disertai penjelasan bukti-bukti yang ada. Kebenaran-Nya dengan sendirinya menghilangkan segala keraguan. 

    8. Hidup yang Seimbang 

    AlQuran menuntun kita untuk bersikap moderat (seimbang) dalam segala hal. Melarang kita untuk berlebih-lebihan. 

    9. Terbebas dari Aduan Rasulullah SAW

     Pada hari kiamat ada beberapa manusia yang akan diadukan oleh Rasulullah SAW dihadapan Allah SWT. Namun, jika kita terus membaca dan mengamalkan ajaran-ajaranAlquran maka kita akan terbebas dari aduan tersebut. 

    10. Sebagai Pelebur Dosa 

    Alquran yang mengingatkan kita akan dosa-dosa dan mencegah kita terjerumus kembali kedalam perbuatan-perbuatan yang menimbulkan dosa. 

    11. Dipenuhi Rasa Tenang 

    Orang yang membaca Alquran akan selalu berada dalam kegembiraan dan penuh harapan, disaat orang lain merasakan kesedihan, kecemasan dan rasa pesimis. Karena diri mereka selalu dipompa dengan siraman ayat-ayat-Nya yang lembut. 

    12. Memudahkan segala rizki 

    Manfaat Alquran akan membuka pintu keberkahan, memperkuat keimanan, ketaqwaan dan penjagaan diri. 

    13. Mendapatkan Banyak Nikmat 

    Asy Syahid Sayyid Quthub mengatakan dalam muqaddimah tafsirnya, 

    “Hidup dalam naungan Alquran adalah nikmat. Nikmat yang hanya diketahui oleh siapa yang telah merasakannya. Nikmat yang akan menambah usia, memberkahi dan menyucikannya.“ 

    14. Membersihkan Penyakit Hati Penyakit hati adalah penyakit yang bersifat batiniyah atau rohaniyah. 

    Contoh penyakit hati seperti, sombong, riya, tamak, dan lain sebagainya. Dengan membaca Alquran, penyakit hati secara perlahan dapat dibersihkan. Hal ini sesuai dengan Hadits Baihaqi dari Abdullah bin Umar, yakni 

    عَنِ ابن عُمَرَ رَضَيِ اللٌهُ عَنهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللٌهِ صَلَيِ عَلَيهِ وَسَلٌمَ اِنٌ هذِهِ القُلُوبَ تَصدَأ الحَدِيدُ اِذَا أصَابَهُ المَاءُ، قِيلَ يَارَسُولَ اللٌهِ وَمَا جِلآوُهَا ؟ قَالَ كَثُرَةُ ذِكرِ الَموتِ وَتلآوَةُ القُرانِ. (رواه البيهقي في شعب الإيمان) 

    Dari Abdullah bin Umar r. huma. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, 

    “Sesungguhnya hati ini dapat berkarat sebagaimana berkaratnya besi bila terkena air.” Beliau ditanya “Wahai Rasulullah, bagaimana cara membersihkannya?” Rasulullah saw. bersabda, “Memperbanyak mengingat maut dan membaca al Qur’an.” (Hr. Baihaqi) 

    DidalamAlquran terdapat beberapa ayat yang menjelaskan bahwa ia bisa menjadi obat penawar penyakit yang ada dalam dada. Yang dimaksud dengan penyakit yang ada dalam dada adalah penyakit hati.

    15. Keutamaan dalam Meminta 

    Hal ini berdasar kepada HR At-Turmudzi, yakni 

    “Siapa saja yang disibukkan olehAlquran dalam rangka berdzikir kepada-Ku, dan memohon kepada-Ku, niscaya Aku akan berikan sesuatu yang lebih utama daripada apa yang telah Aku berikan kepada orang-orang yang telah meminta. Dan Keutamaannya Kalam Allah daripada seluruh Kalam selain-Nya, seperti keutamaan Allah atas makhluk-Nya.“ 

    16. Mengingat Allah SWT 

    Orang yang membacaAlquran akan senantiasa ingat Allah dan kembali kepada-Nya. 

    17. Kecukupan Nikmat

    Orang yang membacaAlquran akan selalu berada dalam kecukupan dan nikmat Allah SWT. 

    18. Mengurangi Ketegangan (stress) 

    Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dr. Ahmad Al Qadhi, direktur utama Islamic Muslim for Education and Research yang berpusat di Amerika Serikat, menunjukkan bahwa bacaanAlquran menimbulkan efek relaksasi hingga 65 persen. Alquran juga memiliki pengaruh positif yang cukup signifikan dalam menurunkan ketegangan (stress). 

    19. Mencegah dan Mengatasi Kepikunan 

    MembacaAlquran secara rutin dapat meningkatkan daya ingat dan fungsi kerja otak kita karena secara spiritualAlquran merupakan kumpulan wahyu yang sempurna yang menenangkan jiwa, meningkatkan keyakinan dan menyeimbangkan hidup manusia. Energi positif dari ayat-ayat Allah SWT ini dapat menjadi nutrisi otak yang paling berharga daripada sebuah obat.

     20. Menghasilkan Ide yang Produktif, Menarik dan Inovatif 

    Dengan membaca Alquran, hati, jiwa dan pikiran menjadi terelaksasi sehingga kita dapat melihat sesuatu dengan jernih. Tentunya, manfaat-manfaat membacaAlquran lebih luas dan lebih banyak daripada yang telah disebutkan diatas. 

    Hanya sebagai motvasi : Ada sebuah keluarga di deket kami tinggal yang selalu mengudang para ustadz untuk mengadakan majlis Khotmul Qur’an sebulan sekali, Beliau bekerja sebagai seorang perwira TNI yang berpakat lumayan di pasukan elit angkatan darat (Kopasus) Mohon ma’af namanya kami rahasiakan , dengan Mujizat yang terkadung di dalam Alqur’an, Kini beliau di promosikan studi kembali untuk menyadang perwira berbintang satu, Bukan itu saja salah satu keluarganya yang di vonis mengindap kangker otak dan wajib untuk segera di operasi lambat laun mengalami kesembuhan tanpa menjalani operasi.

    Semoga dengan membaca artikel ini, kita bisa lebih mendekatkan dan membiasakan diri membaca Alquran untuk mendapatkan manfaat-manfaat yang akan berguna dimasa mendatang, baik didunia maupun diakhirat.(manfaat.co.id)

    Tuesday, 5 January 2016

    MENJADI MILYADER DENGAN MEMBACA SHOLAWAT

    Mengacu kepada pedapat Abu Abdullah Mubarak bin Mahfudh Bamu’allim dalam bukunya “ fadhillah membaca sholawat menurut Al Qur’an dan As Sunah dapat mendongrak seorang yang mengamalkannya menajadi seorang Milyader : 

    1. Di angkat sepuluh derajat ke dudukannya di sisi Allah SWT

     مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرًا 

    “Barangsiapa yang mengucapkan sholawat kepadaku satu kali, maka Allah mengucapkan sholawat kepadanya 10 kali.” (HR. Muslim no. 408) 

    2. Di tulis bagi pembaca sholawat sepuluh kebaikan dan di hapuskan sepuluh kejelekan

     مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرُ خَطَيَاتٍ وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ 

    “Barangsiapa yang bersholawat kepadaku satu kali, maka Allah bersholawat kepadanya 10 kali shalawat, dihapuskan darinya 10 kesalahan, dan ditinggikan baginya 10 derajat.” (HR. an-Nasa’i, III/50 dan dinyatakan Shohih oleh Syaikh al-Albani). 

    3. Memperoleh kebajikan, mengangkat derajat, serta menghapus kejahatan, kesalahan serta dosa 
    4. Memperoleh kesempurnaan iman barang siapa membacanya 100 X
    5. Memperoleh rahmat dan kebajikan dari Allah SWT. 
    6. Menjauhi kebangkrutan, kerugian, penyesalan dan di golongkan kedalam golongan orang-orang yang sholeh. 
    7. Sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. 
    8. Memperoleh Pahala seperti pahala memerdekan hamba sahaya
    9. Mendapatkan Syafaat dari Rasulloh SAW.

     مَنْ صَلَّى عَلَيَّ حِينَ يُصْبِحُ عَشْرًا وَحِينَ يُمْسِي عَشْرًا أَدْرَكَتْهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ 
    Barangsiapa yang bersholawat kepadaku di pagi hari 10 kali dan di sore hari 10 kali, maka dia akan mendapatkan syafaatku pada hari kiamat.” (HR. ath-Thabrani dan dinyatakan Basan oleh Syaikh al-Albani dalam kitab Shahihul Jami’).

     من صلي علي كنت شفيعه يوم القيامة

    Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka aku akan memberinya syafaat pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ibnu Syahiin dalam at-Targhib dan Ibnu Basykawal). 

    10. Malaikat rahmat akan selalu meyertainya.
    11. Memperoleh hubungan yang erat dengan Rasulullah SAW 
    12. Membuka peluang berkomunikasi lasung dengan Rasululloh SAW dalam keadaan terjaga 
    13. Menghilangkan kesusahan, kegundahan dan melapangkan rejeki

     هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلائِكَتُهُ لِيُخْرِجَكُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا 

    “Dialah yang bershalawat kepadamu (wahai manusia) dan malaikat-Nya (dengan memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman” (QS al-Ahzaab:43). 

    14. Melapangkan dada dan hati yang sempit apabila kita membaca sholawwat 100 X 
    15. Menghapuskan dosa apabila seseorang membacanya 3 x dalam sehari 
    16. Menggantikan shodaqoh bagi orang-orang yang tidak mampu beshodaqoh. 
    17. Mengundang keberkahan 
    18. Dilipat gandakan pahala bagi mereka yang banyak membacanya pada setiap malam jum’at.

    Mohon Ma’af faedah di atas dapat kita peroleh bagi mereka yang benar-benar menyakininya dan bagi kawan-kawan beragapan bahwa membaca sholawat adalah bid’ah agar silakan untuk meninggalkannya , Wassalam.

    FAEDAH SHALAWAT MUNJIYAT – PENYELAMAT

     الَّلهـُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِـناَ مُحَمَّـدٍ صَلَتً تُنْـجِـنَا بِهَا مِنْ جَـمِيـْعِ اَلْاَ هـوَالِ وَاَلْاَ فاَتِ , وَتـَقْضِى لَنَا بِـهـَا جَـمِيْعَ الْحَا جَاتِ ، وَتُـطَـهِـرُنَا بِهاَ مِنْ جَمِيعِ السَّـيِئاَ تِ، وَتَرْ فَعُناَ بِهاَ اَعْلىَ الدَّ رَجاَتِ ، وَتُبَـلِّـغُـنَا بِهاَ اَقْصَ الْغاَ ياَتِ، مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَياَتِ وَبَعْدَ الْمَماَتِ اِنَّكَ عَلىَ كُلِّ شَيئٍ قَـدِ يْرٌ. 

     “ALLAAHUMMA SHOLLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHOLAATAN TUNJIINAA BIHAA MIN JAMII ‘IL AHWAALI WAL AAFAATI WATAQDHI LANAA BIHAA JAMII ‘ALHAAJAATI WATU THOHHIRUNAA BIHAA MIN JAMII ‘ISSAYYI-AATI, WATAR FA ‘UNAA BIHA ‘INDAKA A’LADDAROJAATI WATUBALLIGHUNAA BIHAA AQSHOL GHOOYAATI MINJAMII ‘IL KHOIROOTI FIL HAYAATI WABA’DAL MAMAATI INNAKA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QODIIR”

     Artinya : “Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang dengan rahmat itu Engkau akan menyelamatkan kita dari semua keadaan yang mendebarkan dan dari semua cobaan yang dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan kepada kita hajat, Yang dengan rahmat itu Engkau akan membersihkan kita dari semua keburukan/kesalahan. Yang dengan rahmat itu Engkau akan mengangkat kita kepada setinggi-tinggi derajat.Yang dengan rahmat itu pula Engkau akan menyampaikan kita kepada sesempurna-sempurnanya semua maksud dari semua kebaikan pada waktu hidup dan setelah mati, karena sesungguhnya Engkaulah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” 

    KHASIAT DAN KEUTAMAAN SHOLAWAT MUNJIYAT 

    Sholawat Munjiyat artinya shalawat penyelamat. Sholawat ini mengandung khasiat yang sangat besar dan sudah masyhur dan sudah pernah dipraktekkan oleh Syech Musa Al Dlarir. Beliau mendapat Sholawat itu dari Nabi SAW, dalam mimpinya. Pada suatu hari Syech Musa pergi naik kapal bersama orang banyak tiba-tiba ada angin yang hebat hingga kapal nyaris tenggelam karena diterpa ombak yang begitu dasyat. Para awak kapal dan penumpangnya bingung dan berfikir bagaimana supaya dapat selamat. Dalam keadaan seperti itu Syech Musa terasa ngantuk berat sampai tidak bisa ditahan hingga tertidur, dalam tidurnya Syech Musa bertemu Nabi SAW. dan diberi amalan Sholawat Munjiyat dan berharap diajarkan kepada penunpang kapal untuk membaca 1000 kali. Setelah Syech Musa terjaga dari tidurnya menceritakan hal mimpinya kepada para penumpang kapal dan mengajari Sholawat tersebut. Kemudian secara bersama membaca Sholawat Munjiyat yang diajarkan tadi, belum sampai 1000 kali, baru kira-kira 300 kali karena pertolongan Allah, angin makin lama makin reda sehingga kapal tidak tenggelam dan penumpang di beri keselamatan oleh Allaw SWT, berkat fadhilah sholawat munjiyat.

     * Dibaca 41 kali di saat lahirnya seorang anak ,insya Allah anak itu kelak akan jadi orang besar lagi shaleh, tatat kepada Allah dan RasulNya, patuh kepada nasehat orang tua / guru serta menjadi anak yang berguna bagi agama nusa dan bangsa. 

    * Dibaca 40 kali setelah sholat fardlu ,akan dapat menghilangkan kesusahan, mempermudah semua pekerjaan dan urusan, membuka dan meluaskan rezeki, menerangkan hati, meninggikan pangkat dan derajat, dan membuka pintu kebaikan dan dapat menolak atau menghindar bencana ,musibah dalam bentuk apa pun. 

    * Jika hajat anda ingin lekas di kabulkan , tapi syaratnya harus yakin banget, baca 11 kali setelah sholat fardlu dan pada tengah malamnya dirikan sholat hajat 2 rakaat, lalu membaca sholawat munjiyat 1000 kali ( ini cara pamungkasnya biar cepat di kabulkan) ini cocok untuk hajat yang yang sangat mendesak dan urgen misalnya ingin dapat jodoh atau yang lainnya. (Sumber : Kitab Afdholus Sholawatu ‘ala Sayyida Saddah karangan Asy-Syeikh Yusuf Isma’il An-Nabhani)

    Monday, 7 December 2015

    CARA AMALAN POTONG KUKU SYEKH ABDUL QADIR AL JAILANI

    Tata cara amalan ini bersumber dari kitab tasawuf Syekh Abdul Qadirl al Jailani dalam kitab AL GHUNYAH LITH THALIBI THARIQIL HAQ. Di Kitab klasik ini, kita akan mendapatkan banyak mutiara hikmah dan kebijaksanaan sang pemimpin para wali ini. Menurut Syekh Abdul Qadir al Jailani kita akan mendapatkan kekayaan dan terhidar dari penyakit (termasuk penyakit mata) dan daya tahan tubuh, serta kesembuhan penyakit bila kita memotong kuku secara meloncat.
    Pemotongan kuku dilakukan pada hari JUMAT atau KAMIS SETELAH SHOLAT ASHAR. Ritual memotong kuku ini, menurut Syekh Abdul Qadir al Jailani, berasal dari hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Abdul bin Buththah. Rasulullah SAW bersabda:" BARANG SIAPA MEMOTONG KUKU DENGAN CARA MELONCAT IA TIDAK AKAN TERSERANG PENYAKIT MATA". Hadits lainnya diriwayatkan Amid bin Abdurrahman. Rasulullah SAW bersabda:" BARANGSIAPA MEMOTONG KUKU PADA HARI JUMAT, AKAN MASUK KE DALAM DIRINYA KESEMBUHAN (DAYA TAHAN TUBUH) DAN KELUAR DARINYA PENYAKIT ". Hadits lain yang diriwayatkan dari Waki’ dari Siti Aisyah R.A, " FAEDAH MEMOTONG KUKU SECARA MELONCAT AKAN MEWARISKAN KEKAYAAN". 

    TATA CARA PENGAMALANNYA ADA DUA CARA :
    1. Jika bertujuan ingin mendapatkan kekayaan/ rezeki maka berpuasalah pada hari kamis dan pelaksanaan potong kukunya setelah sholat asyhar. 
    2. Jika bertujuan mendapatkan kekuatan fisik atau terhidar dari berbagai macam penyakit maka berpuasalah pada hari jum'at dan potong kukunya dilakukan setelah sholat jum'at.                              
    Lalu seediakan lah alat pemotong kuku, di awali dengan membaca: BASMALAH. Selanjutnya kita tawassul membaca Al Fatihah kepada: 

    1. Nabi Muhammad SAW (Al Fatihah 9 X)
    2. Keluarga Nabi khususnya kepada siti fatimah RA dan kedua putranya hasan dan husein dan para  sahabat. (Al Fatihah 6 X) 
    3. Semua Nabi/Rasul dan Malaikat-NYA (Al Fatihah 7 X) 
    4. Syekh Abdul Qadir al Jailani (Al Fatihah 6 X) 
    5.  Abdul bin Buththah (Al Fatihah 6 X) 
    6.  Amid bin Abdurrahman (Al Fatihah 6 X) 
    7. Ayah dan ibu kandung kita (Al Fatihah 5 X) 

    Selanjutnya mulailah memotong kuku di mulai TANGAN KANAN dengan cara meloncat dimulai dari: 

    1. JARI KELINGKING, 
    2. IBU JARI 
    3. JARI TENGAH 
    4. JARI MANIS dan terakhir
    5. JARI TELUNJUK 
    Untuk TANGAN KIRI mulailah memotong kuku dari :

    1. IBU JARI
    2. JARI TENGAH
    3. JARI KELINGKING
    4. JARI TELUNJUK 
    5.  JARI MANIS 

    Setelah semua kuku terpotong dengan bersih, cucilah jari dengan sabun sampai bersih dan pendamlah potongan kuku ke dalam tanah. Ucapkan doa ini satu kali: ALHAMDULILLAHILLADZII ADZHABA ANNIIL ADZAA WA AAFANII GHUFRONAKA. (artinya: Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dariku dan menyehatkanku. Aku mohon perlindungan-MU).

    demikianlah amalan ini mudah-mudah kita dapat mengerjakannya untuk mengerjakan apa yang disunahkan Rasululloh SAW. Terima kasih. <

    Friday, 2 May 2014

    Tips Mempersiapkan Pernikahan

    Menikah di dalam agama islam mengadung unsur ibadah bukan sekedar melampiaskan nafsu karena melampiaskan nafsu birahi yang tidak terikat dalam mahligai pernikahan di golongkan sebagai perzinahan. Di dalam agama islam perzinahan sesuatu perbuatan yang dilarang sebagaimana firman Allah SWT :

     وَلاَ تَقْرَبُواْ الزِّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاء سَبِيلاً 
    “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk,” (al-Israa’: 32) 

    Oleh karena Islam menganjurkan sesorang menikah sebagaimana firman Allah SWT :

     كِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ. وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
     “Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (me-nikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui.” (An-Nuur : 32) 

    Dan di kuatkan pula Oleh Sabda Nabi Muhammad SAW.
     اَلنِّكَاحُ مِنْ سُنَّتِي فَمَنْ لَمْ يَعْمَلْ بِسُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي، وَتَزَوَّجُوْا فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمُ اْلأُمَمَ، وَمَنْ كَانَ ذَا طَوْلٍ فَلْيَنْكِحْ، وَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَعَلَيْهِ بِالصِّيَامِ فَإِنَّ الصَّوْمَ لَهُ وِجَاءٌ.

     “Menikah adalah sunnahku. Barangsiapa yang enggan melaksanakan sunnahku, maka ia bukan dari golonganku. Menikahlah kalian! Karena sesungguhnya aku berbangga dengan banyaknya jumlah kalian di hadapan seluruh ummat. Barangsiapa memiliki kemampuan (untuk menikah), maka menikahlah. Dan barangsiapa yang belum mampu, hendaklah ia berpuasa karena puasa itu adalah perisai baginya (dari berbagai syahwat).” [Hadits shahih lighairihi: Diriwayatkan oleh Ibnu Majah (no. 1846) dari ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha. Lihat Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah (no. 2383)]

     Lalu bagaimana mempersiapkan pernikahan?..ada berjuta rasa berbaur dalam diri kita, apalagi kalau hari bahagia itu sudah ada di depan mata, rasa suka- cita, bahagia, cemas, dan antusias berbaur menjadi satu. Kecemasan dan ketakutan jikalau resepsi pernikahan yang akan di laksanakan tidak sesuai agenda atau konsep yang di inginkan. 

    Oleh karena itu agar kecemasan-kecemasan tersebut dapat berubah menjadi hal yang positif, setelah menjalani proses lamaran Mulailah membuat perencanaan yang matang untuk acara menggelar resepsi pernikahan, menggelar resepsi pernikahan jangan kita anggap sepele karena adanya suatu masalah di resepsi pernikahan bisa menjadi batu sandungan kegagalan kita untuk menyatukan dua keluarga yang beda watak dan pandangan, yang juga banyak terjadi di kalangan umum dan selebriti di tanah air, gagal menikah gara-gara tidak bisa menberikan jalan keluar di antrara visi yang berbeda, 

    Oleh karena itu ajaklah musyawarah orang-orang yang bisa bekerja untuk bisa menyukseskan acara pernikahan Anda baik teman dekat ataupun keluarga, yang tak kalah pentingnya adalah memilih tempat acara perhelatan pernikahan. 

     Kini sudah semakin banyak pilihan untuk menggelar resepsi pernikahan, salah satu tempat terfavorit adalah Hotel

    Alasannya karena Hotel mempunyai fasilitas yang komplit, sebagai contoh, memulai tata rias pengantin dan keluarga, Penjemputan , hingga resepsi cukup belangsung di satu tempat. Begitu pula tempat peristirahatan setelah acara bisa langsung beristirahat di kamar Hotel. 

     Untuk saat ini kita tidak perlu repot-tepot untuk mengetahui Biaya hotel, anda cukup klik disini dimanapun anda ingin menggelar acara pernikahan dan bulan madu baik di Jakarta maupun di luar negeri harga hotel bisa anda lihat dan bisa langsung anda boking .

    Friday, 25 April 2014

    Arti Web Hosting

    Kali ini idzinkan blog Nurul Islam org untuk posting masalah Web Hosting, untuk sekedar sher kepada temen-temen yang selalu berkunjung di blog nurul islam, kali ini sedikit menyinggung ilmu internet.

     Apa itu web Hosting ? 

    Web Hosting adalah ruang atau space khusus di dalam Web server yang digunakan untuk menempatkan file-file website Anda agar dapat di akses secara online melalui jaringan internet . Meyewa web Hosting ibarat kita menyewa Ruko atau Toko untuk menempatkan, mendisplay dan memajang barang dagangan kita.

    Lalu dimana kita bisa menyewa web Hosting ?..

    Biasanya ada beberapa perusahaan tertentu yang menyediakan jasa web hosting salah satunya adalah :
    "WWW.jagoan hosting.com

    Bila teman-teman sudah mempunyai domain(nama UsahaAnda) tinggal anda membeli Web hosting (ToKo dalam dunia maya). Demikian postingan ini mudah-mudahan bermanfaat.

    Wednesday, 9 April 2014

    Sunnah-sunnah Wudhu


     Compare hotel prices and find the best deal - HotelsCombined.com
    Ada dua macam sunnah Rasulullah saw. dalam berwudhu. Pertama, sunnah muakkadah, yakni sunnah yang selalu dilakukan Rasulullah saw. di setiap kali berwudhu, sedangkan yang kedua adalah sunnah ghairu muakkadah, yaitu sunnah yang kadang-kadang dilaksanakan Rasulullah saw. dalam berwudhu. Jenis sunnah yang kedua ini, di kalangan ulama Hanafi disebut dengan mandubat, dan oleh pengikut Imam Malik dikenal dengan istilah “keutamaan” (fadail).

    Sedikitnya ada 12 sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan dalam berwudhu:

    1). Membaca basmalah 
    Ada beberapa hadits ajuran untuk membaca bismillah :

     اَنَّهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَّ وَضَعَ يَدَهُ فِيْ اِنَاءِ وَقَالَ لأَِصْحَابِهِ تَوَضَّئُوْا بِاسْمِ اﷲِ [رواه البيهقي]
    Suatu kali Rasulullah saw. meletakkan tangannya pada bak air dan berkata kepada para sahabat, “Tawadha u bismillah.” (Berwudhu dengan menyebut asma Allah). (H.R. Baihaqi).

     كُلُّ اَمْرٍ ذِىْ بَالٍ لاَيُبْدَأُ فِيْهِ بِبِسْمِ اﷲِفَهُوَ اَجْذَمُ 
      Artinya : Setiap perkara yang baik yang tidak di awali dengan membaca bismillah, maka perkara itu putus ( tidak sempurna kebaikannya.)

     مَنْ تَوَضَّأَ وَذَكَرَ اسْمِ اﷲِكَانَ طَهُوْرًا لِجَمِيْعِ بَدَنِهِ،وَاِنْ لَمْ بََذْكُرُ اسْمَ اﷲ تَعَالَى كَانَ طَهُوْرًا لأِعَْضََاءِ وُضُوْءِهِ. [رواه الدارقطني 
     Artinya : Barang siapa yang berwudhu dengan membaca bismillaah , maka ia suci seluruh badannya, namun barang siapa yang tidak menyebut bismillah maka ia hanya suci anggota tubuhnya saja. ( HR.Daruquthni ) 

    Dalam hadits lain disebutkan, “Setiap pekerjaan baik yang tidak diawali dengan membaca basmalah kurang mendapatkan barakah.” Bahkan, Imam Ahmad mengatakan bahwa membaca basmalah sebelum berwudhu adalah wajib. Berdasarkan hadist.

     لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لاَ وُضُوءَ لَهُ وَلاَ وُضُوءَ لِمَنْ لَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى عَلَيْهِ 
    “Tidak ada shalat (tidak sah) orang yang shalat tanpa berwudhu dan tidak ada wudhu (tidak sah) wudhunya seseorang yang tidak menyebut nama Allah.” (HR. Abu Dawud no. 101, Ibnu Majjah no. 397, dan at-Tirmidzi no. 25 dan dihasankan oleh Syaikh al-Albani di Irwa’ no. 81 dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu): 

     2). Bersiwak 
    Dalam bukunya, Fiqh as-Sunnah, Sayyid Sabiq menegaskan bahwa siwak termasuk hal yang sunnah dilakukan sebelum berwudhu. Ia berdasarkan pada sebuah hadits yang diceritakan oleh Abu Hurairah r.a.: 

     لَوْلاَ أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِيْ لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ صَلاَةٍ 
    Artinya: “Andai saja tidak akan memberatkan umatku, niscaya aku akan memerintahkan mereka bersiwak di setiap kali sholat.” (H.R. Malik, Syafii, dan Baihaqi). 

    3). Membasuh tangan sebelum berwudhu
    Hal ini untuk menghindari adanya kotoran-kotoran yang menempel di tangan. Di dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Rasulullah saw. senantiasa membasuh tangannya saat bangun tidur dan akan melaksanakan wudhu. Rasulullah saw. bersabda:

     إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ فَلْيَغْسِلْ يَدَيْهِ قَبْلَ أَنْ يُدْخِلَهُمَا فِى اْلإِِنَاءِ ثَلاَثًا فَإِنَّهُ لاَيَدْرِيْ أَيْنَ بَاتَتْ يَدُهُ ـ رواه البخارى
    Artinya: “Jika salah satu di antara kamu sekalian terjaga dari tidur maka hendaklah membasuh tangannya sebelum memasukkannya dalam bak air, karena ia tidak tahu kemana tangannya (bergerak) saat ia tidur.” (H.R. Bukhari). 

     4). Berkumur 
    Hadits yang dijadikan landasan perilaku sunnah ini adalah sabda Rasulullah saw. yang mengatakan, “Ada sepuluh perbuatan sunnah (saat berwudhu), dan salah satunya adalah berkumur (madmadahah) dan membersihkan hidung (istinsyaq).” (H.R. Muslim). 

     Dalam hadits lain Rasulullah saw. bersabda: 

    إِذَا تَوَضَّأَتْ فَمَضْمِضْ ـ رواه ابو داود و البيهقى
     Artinya: “Jika kamu akan melakukan wudhu maka berkumur-kumurlah.” (H.R. Abu Daud dan Baihaqi). 

     5). Menghirup air ke hidung dan mengeluarkannya 
    Dengan cara memasukkan air ke dalam hidung dan mengeluarkannya kembali. Dalam tradisi Arab, hal ini disebut dengan istinsyaq atau istintsar. Dalam hadits Nabi saw. bersabda: 

     عَشْرٌ مِنَ السُّنَّةِ وَعَدَّ مِنْهَااْلمَضْمَضَةَ وَاْلاِسْتِنْشَاقَ [رَوَاه مسلم
      Artinya : “ Diantara 10 sunah ialah berkumur dan menghirup air kehidung”.

     إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ فَلْيَجْعَلْ فِيْ أَنْفِهِ مَاءً ثُمَّ لِيَنْتَثِرْ ـ رواه البخارى و مسلم و ابو داود 
    Artinya: “Jika salah seorang di antara kalian akan melakukan wudhu maka hendaklah memasukkan air ke dalam hidungnya, lalu keluarkan.” (H.R. Bukhari, Muslim, dan Abu Daud). 

    Proses berkumur dan membersihkan hidung ini dianjurkan untuk dilakukan dengan keras dan lama. Kecuali bagi mereka yang sedang berpuasa, karena khawatir akan ada air yang masuk ke dalam kerongkongan. 

    6). Mengusap jenggot dan menyelanya dengan air 
    Sunnah ini dianjurkan untuk meresapkan air ke dalam kulit yang tertutupi oleh bulu jenggot. Apalagi memelihara jenggot adalah sunnah Rasulullah saw. yang dianjurkan untuk diteladani. Sayyidina Utsman r.a. menceritakan: 

     أَنَّ النَّبِيَّ يُخَلِّلُ لِحْيَتَهُ ـ رواه ابن ماجه و الترمذى 
    Artinya: “Sesungguhnya Nabi menyela jenggotnya (dengan air).” (H.R. Ibnu Majah dan Turmudzi). 

    7). Membersihkan sela-sela jari tangan dan kaki 
    Dalam sebuah hadits yang diceritakan oleh Ibnu majah dan Turmuzi, Dari Ibnu Abbas Rasulullah saw. bersabda:

     أَنَّ رَسُوْلَ الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَّ ِ إِذَا تَوَضَّأَتْ فَخَلِّلْ أّصَابِعَ يَدَيْكَ وَرِجْلَيْكَ 
    Artinya: “Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda : Jika kamu akan berwudhu, hendaklah membersihkan (menyela-nyela) jari kedua tangan dan kedua kakimu.”

     Ibnu Abbas juga meriwayatkan dalam hadist lainnya 

    اَنَّهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَّ كَانَ إِذَا تَوَضَّأََ شَبَّكَ لِحْيَتَهُ اْلكَرِيْمَةِ بِأّصَابِعِهِ مِنْ تَحْتِهَا [رواه ابن ماجه
    Artinya: “Sesungguhnya Rasulullah saw ketika berwudhu,menyela-nyelai jenggotnya dengan jari-jarinya dari bawah 

     8). Mengusap kedua telinga 
    Cara yang dianjurkan untuk mengusap telinga adalah dengan menggunakan jari telunjuk untuk membersihkan daun telinga bagian dalam, dan ibu jari untuk membersihkan telinga bagian luar. Sunnah ini berdasar hadits yang diriwayatkan oleh Miqdam bin Ma’diyakrib:

     أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ مَسَحَ فِى وُضُوْءِهِ رَأْسَهُ وَ أُذُنَيْهِ ظَاهِرِهُمَا وَبَاطِنَهُمَا         
     Artinya: “Sesungguhnya Rasulullah saw. mengusap kepala dan kedua telinganya saat berwudhu, bagian dalam dan luarnya." 

     Di dalam hadist lain rasul juga menjelaskan tentang tata cara mengusap kedua telinga.seperti hadist yang di riwatkan oleh Abdullah bin Zaid :

    رَاَيْتُ رَسُوْلَ اﷲ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَّ يَتَوَضَّأُ فَاَخَذَ لاُِذُنَيْهِ مَاءً خِلاَفِ الَّذِىْ اَخَذَهُ لِرَأْسِهِ [رواه حَاكم و البيهقى
    Artinya : “ Aku melihat Rasulullah SAW berwudhu, beliau mengusap dua telingga dengan air seperti beliau mengusap kepala ( beliau mengabil air untuk mengusap dua telinga sebagaimana beliau mengambil air untuk mengusap kepalanya. ( HR. Hakim dan Baihaqi ). 

    9). Memulai dari yang kanan 
    Membasuh tangan kanan terlebih dahulu, telinga kanan, dan kaki kanan juga. Bahkan dalam segala hal kebaikan, tidak hanya di dalam wudhu, biasanya Rasulullah saw. juga menyukai untuk memulai dengan yang kanan. Dalam sebuah hadits disebutkan: 

    كَانَ رَسُوْلُ اللهِ ص.م. يُحِبُّ التَّيَامُنَ فِيْ تَنَعُّلِهِ وَ تَرَجُّلِهِ وَ طَهُوْرِهِ وَ فِيْ شَأْنِهِ كُلِّهِ ـ رواه البخارى و مسلم 
    Artinya: “Rasulullah saw. suka memulai dengan yang kanan saat memakai sandal, berjalan, dan bersuci, bahkan dalam segala hal.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

     Menguatkan hadits di atas, sebuah hadits yang diceritakan oleh Imam Ahmad juga berkata:

     إِذَا لَبِسْتُمْ وَ إِذَا تَوَضَّأْتُمْ فَابْدَؤُوْا بِأَيْمَانِكُمْ 
    Artinya: “Jika kalian memakai pakaian, atau kalian berwudhu, hendaklah memulai dari yang kanan.” 

    10). Membasuh atau mengusap sebanyak tiga kali 
    Hal tersebut meneladani praktek Rasulullah saw. yang melaksanakan wudhu dengan mengusap atau membasuh sebanyak tiga kali. Sayyidina Utsman r.a. menceritakan praktek Rasulullah saw. tersebut dengan mengatakan: “Anna an-nabiyya tawadda a tsalaatsan tsalaatsan” (Sesungguhnya Rasulullah saw. melakukan wudhu - dengan membasuh atau mengusap - tiga kali dan tiga kali). 

    11). Melakukan wudhu dengan cepat Maksudnya, antara rukun yang satu dengan rukun yang selanjutnya dikerjakan dalam tempo yang beruntun dan cepat. Tidak ditunda-tunda. Misalnya, membasuh muka lalu berhenti lama, kemudian membasuh tangan, berhenti lama, lalu mengusap kepala, dan seterusnya. 

    12). Berdoa setelah melaksanakan wudhu Doa yang dianjurkan adalah sebagai berikut: 

    اَشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَه وَاَشْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُه وَرَسُوْلُه، اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنَيْ مِنَ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ اشْهَدُاَنْ لَااِلٰهَ اِلَّاَنْتَ اَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ 

    Artinya: "Aku bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah yang Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah aku orang yang ahli taubat, dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh."

    MANFAAT DAN FAEDAHNYA MELAKSANAKAN SUNAH-SUNAH WUDHU


     Compare hotel prices and find the best deal - HotelsCombined.com
    Kalau kita cermati dengan seksama bahwa agama islam memberikan apresiasi dan penghargaan yang sangat tinggi dalam masalah kebersihan dan kesehatan terutama dalam masalah sunah-sunah wudhu, mungkin sebagian orang menganggapnya sebagai hal yang sepele, namun kalau kita cermati bahwa pekerjaan sunah yang Rasulullah SAW ajarkan mengandung manfaat yang sangat besar, Seperti beberapa anjuran beliaau didalam sunah-sunah wudhu : 

    1. Membasuh tangan sebelum berwudhu yang beliu pertegas dalam hadist beliau

     إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ فَلْيَغْسِلْ يَدَيْهِ قَبْلَ أَنْ يُدْخِلَهُمَا فِى اْلإِِنَاءِ ثَلاَثًا فَإِنَّهُ لاَيَدْرِيْ أَيْنَ بَاتَتْ يَدُهُ ـ رواه البخارى 
    Artinya: “Jika salah satu di antara kamu sekalian terjaga dari tidur maka hendaklah membasuh tangannya sebelum memasukkannya dalam bak air, karena ia tidak tahu kemana tangannya (bergerak) saat ia tidur.” (H.R. Bukhari). 

    Manfaat dan faedah dari kita mencuci kedua tangan adalah agar tangan kita bersih dari kuman dan kotoran yang melekat di anggota badan kita, apalagi ketika dalam keadaan tidur kita tidak tahu kemana tangan kita bergerak apakah ketempat badan kita yang sensitive ada kuman /kotor atau tidak ,jangankan dalam tidur tidak tertidurpun tanpa kita sadari kadang-kadang tangan kita sering berintraksi kepada sesuatu yang tidak seteril atau bersih dan kuman. Coba kita bayangkan andai kata kita selalu membiasakan diri kita untuk selalu berwudhu apakah tangan kita tidak bersih pada setiap saat?.., dan apakah perut kita tidak akan sehat karena besihnya tangan kita, ketika memasukan makanan ke mulut kita.

     2). Bersiwak

    Manfaat siwak: 
    1. Untuk Kesehatan Gigi ( Ada pembahasan tertentu)
    2. Menambah daya ingat
    3. menjaga kesehatan mata
    4. menghilangkan bau mulut
    Karena itu rasul selalu menggunakan siwak setiap bangun berdasarkan hadist yang di riwatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim
     كَانَ رَسُوْلُ اللهِ اﷲ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَّ اِذَااسْتَيْقَظَ مِنَ النَّوْمِ اشْتَاكَ. وَرُوِيَ: يَشُوْصُ فَاهُ بِالسِّوَاكِ
     Artinya: “Sesungguhnya Rasulullah SAW ketika bangun dari tidur bersiwak. Menurut riwat lain : menggosok mulutnya dengan siwak” 

    3). Membasuh tangan sebelum berwudhu Manfaatnya adalah untuk menghilangkan kotoran dari kulit tangan kita

     4). Berkumur 
    Manfaat kita berkumur adalah untuk menghilangkan sisa-sisa makanan yang ada pada mulut dan gigi kita agar sisa-sisa makanan tersebut tidak masuk ke perut kita yang dapat membatalkan sholat kita dan juga untuk menghilangkan bau mulut 

    oleh karenanya Rasullluh SAW menganjurkan kita untuk berkumur, sesuai hadist beliau yang berbunyi:
     إِذَا تَوَضَّأَتْ فَمَضْمِضْ 
    Artinya: “Jika kamu akan melakukan wudhu maka berkumur-kumurlah.” 

    5) Menghirup air ke hidung dan mengeluarkannya Manfaat dan Faedahnya ialah :

    1. Untuk membersihkan hidung dari berbagagai kotoran, apalagi bagi mereka yang hidup didaerah perkotaan yang ramai yang udaranya sudah terkontraminasi dengan asap kendaraan. 

    2. mencegah penyakit filek dan pusing. 
    Oleh karenanya Rasulullah SAW mengajukan kepada umatnya untuk Menghirup air ke hidung dan mengeluarkannya sebagaimana sabda Beliau SAW : 
     إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ فَلْيَجْعَلْ فِيْ أَنْفِهِ مَاءً ثُمَّ لِيَنْتَثِرْ ـ رواه البخارى و مسلم و ابو داود 
    Artinya: “Jika salah seorang di antara kalian akan melakukan wudhu maka hendaklah memasukkan air ke dalam hidungnya, lalu keluarkan.” (H.R. Bukhari, Muslim, dan Abu Daud).

     Adaikata kita bisa melaksanaan seluruh Rangkaian sunah-sunah wudhu di atas dengan benar nicaya kita akan menjadi muslim sehat secara jasmani dan rohani *) Dari berbagai sumber