• Home
  • My Profil
  • Kontak
  • Jual Beli Aman
  • Pesan Hotel
  • Aksesories dan Perhiasan
  • Hosting Murah
  • handphone-tablet Hadiri Dan Syiarkan Gema MAULID DAN RATIB Setiap kamis Malam Jum'at Bersama Majlis Ta'lim Nurul Islam, mari kita memperbanyak baca sholawat di malam jum'at agar sukses di dunia dan akhirat.. di informasikan bahwa MT. nurul islam sedang menggalang dana untuk membuat yayasan dan pebelihan lahan untuk kantor sekertariat MT. Ta'lim nurul islam, bantuan dapat di salurkan ke no.rek BCA 6870698672 an.Nadih

    Monday, 6 June 2016

    Arti tafsir Hurup Mim (م ) pada logo tim hadroh” ma’an Nabi SAW “ Lil majlis nurul islam



    Arti tafsir Hurup Mim (م )  pada logo tim hadroh” ma’an Nabi SAW “ Lil majlis nurul islam



    1. Huruf mim pada tulisan di atas adalah hurup pertama dari Nama Nabi Muhammad SAW sesuai dengan nama time hadrohnya  yang bernama” Ma’an Nabi SAW” Yang di dalam tulisan bahasa Arabnya juga di awali dengan huruf mim.
    2. Huruf Mim Pada logo di atas juga di ambil dari huruf terakhir dari pada Nama Majlisnya Yang Bernama” Majlis Ta’lim Sholawat dan Dzikir Nurul Islam”
    3. Penulisan huruf mim di atas angka 135 melambangkan bahwa Nabi Muhammad SAW  adalah Al Qur’an Qodim yang tanpa di tulis tetapi biasa di baca ( Kalau bahasa jawa di kenal sebagai guru waskito ) karena apa yang terkadung pada al Qur’an sudah ada pada diri Nabi Muhammad SAW Sehingga beliau di katakan oleh ulama-ulama tafsir sebagai Qur’an yang berjalan
    4. Sementara tulisan 135 merujuk apa yang di katakan: al Habib Hasan bin ja’far Asseggaf ; adalah ayat-ayat dalam Al-qur’an yang berjumlah 8 ayat yaitu:
    1. [ 2. Al-Baqoroh 135 ]: Dan mereka berkata, “Hendaklah kamu menjadi penganut agama Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk.” Katakanlah, “Tidak, bahkan (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus. Dan bukanlah dia (Ibrahim) dari golongan orang musyrik.”

    2. [3. Al-Imron 135]: Sau dó, (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

    3. [4. An-Nissa 135] : Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biar pun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya atau pun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjaan.

    4. [6. Al-An’am 135] : Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti datang, dan kamu sekali-kali tidak sanggup menolaknya.

    5. [7. Al-A'raf 135] : Maka setelah kami hilangkan azab itu dari mereka hingga batas waktu yang mereka sampai kepadanya, tiba-tiba mereka mengingkarinya.

    6. [20. Ta ha 135] : Katakanlah, “Masing-masing (kita) menanti, maka nantikanlah oleh kamu sekalian! Maka kamu kelak akan mengetahui, siapa yang menempuh jalan yang lurus dan siapa yang telah mendapat petunjuk.”

    7. [26. Asy-Syura’ 135] : sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar.”

    8. [37. As-saffat 135] : kecuali seorang perempuan tua (istrinya yang berada) bersama-sama orang yang tinggal.

    ADA TAMBAHAN : "Kalo udah di BACA ,,!! TOLONG  apabila ada tulisan/ lambang-lambang seperti ini harap tidak melangkahinya, mendudukinya, dan menginjaknya.
    Syukron

    Saturday, 4 June 2016

    Pembacaan kitab Al Adzkar Al Imam An Nawawi Di Kediaman Bapak Boin Sarih MT. Nurul Islam Kamis Malam Jum’at Tgl 20 Mei 2016.

    الصّيام

    Bab Puasa
    بابُ ما يقوله إذا رأى الهلالَ، وما يقولُ إذا رأى القمرَ
    Pembahasan Tentang Doa yang kita ucapkan apabila melihat bulan bertepan  awal bulan Ramadhan.

    Mungkin doa yang di ajarkan Rasul SAW  ini di maksudkan  ketika masuk 1 ramadhan setelah adanya  penetapan jatuhnya awal ramadhan dari pemerintah setempat, Hal ini bagi mereka yang menetukan jatuhnya bulan suci ramadhan melalui jalur Ru’yah karena menentukan jatuhnya bulan suci ramadhan dengan ru’yah bagi mereka yang tinggal di Indonesia tidak semua orang dapat menyaksikannya oleh karena kita serahkan kepada ahlinya yakni kepada pemerintahan dimana kita tinggal yang mempunyai ahli-ahli astronomi yang sudah di baiat ke benarannya. 

    Apakah doanya yang kita baca ketika masuk 1 Ramadhan?...

    روينا في مسند الدارمي1/473  وكتاب الترمذي، عن طلحة بن عبيد اللّه رضي اللّه عنه أن النبيّ صلى اللّه عليه وسلم كان إذا رأى الهلال قال‏: "‏اللَّهُمَّ أهِلَّهُ عَلَيْنا باليُمْنِ وَالإِيمانِ وَالسَّلامَةِ وَالإِسْلامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ‏" قال الترمذي‏:‏ حديث حسن‏.  
    (1)
    Ada Riwayat Hadist di Dalam Musnadnya Imam Addarimi dan Kitab Hadist Imam Atturmudzi dari sahabat Tholhan bin Ubaidillah Bahwa Rasulullah SAW apabila melihat Bulan (1 Ramadhan) membaca Doa’ : “ Ya Allah tampakanlah bulan ini  kepada Kami dengan penuh keberkahan, keimanan dan keselamatan serta keislaman Tuhanku dan tuhan mu adalah Allah “ berkata Imam At Turmuzdi hadist ini adalah tingkatanya hasan.

    Pejelasan mengenai perawi insya Allah Akan di jelaskan dalam biografi mereka pada postingan yang akan datang…

    وروينا في مسند الدارمي، عن ابن عمر رضي اللّه عنهما قال‏:‏ كان رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم إذا رأى الهلال قال‏: "‏اللَّهُ أكْبَرُ، اللَّهُمَّ أهِلَّهُ عَلَيْنا بالأمْنِ والإِيْمَانِ والسَّلامَةِ والإِسلامِ وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى، رَبُّنا وَرَبُّكَ اللَّهُ‏"‏‏. 
    Masih Dalam musnad imam Ad Darimi ada sebuah Hadist Yang beliau Riwayatkan dari Ibnu Umar beliau berkata Bahwa Rasulullah Saw Apabila melihat bulan berdoa : “ Allah Akbar “ Maha besar Allah : Ya Allah tampakalah bulan ini dengan membawa keamanan, iman, keselmatan, Isalam, rerta petunjuk kepada apa yang engkau cintai dan engkau ridhoi Tuhan kami dan Tuhanmu Adalah Allah

    Catatan  dari hadist yang terdapat di musnad Al Imam Ad Darimi yang di rawayakan oleh Ibnu Umar RA.
    1.      Ada penambahan lapadz (اللَّهُ أكْبَرُ ) yang tidak terdapat di dalam  hadist yang diriwayatkan oleh Tholhah Bin Ubaidillah walau dalam kitab musnad yang sama.

    2.      Adanya penabahan kalimat (وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى) yang tidak terdapat di dalam hadist yang diriwayatkan oleh Tholhah Bin Ubaidillah walau dalam kitab musnad yang sama

    3.      Penggunaan lapadz yang berbeda seperti lapadz رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ diganti dengan lapadz رَبُّنا وَرَبُّكَ اللَّهُ

    Ini menunjukan begitu banyaknya hukum-hukum yang ada dalam ajaran islam yang bersuber dalam literature yang sama dengan perawi dan isi hadist yang berbeda tapi maksud dan tujuannya sama “ itulah indahnya islam. ( Bersabung di rumah Sdr. Abdurrahman “ adul salah seorang Crew umbul-umbul MT. Nurul Islam )

    Tawakufan majlis Ta'lim Nurul islam dan Tasyakuran pernikahan saudara Nurus Shobah

    Alhamdulillah Tawakufan Majlis Sholawat dan Dzikir NURUL ISLAM dan Tasyakuran pernikahan Saudara Nurus Shobah ( anggota Tiem Hadroh MT. Nurul Islam ) dapat berjalan dengan lancar, acara ini yang di hadiri oleh Putra Alm. KH. Zainuddin MZ . Yang bernama Ust. H. Muhammad Sauqi Bin KH. Zainuddin MZ Dan Ust. Nurul Anwar ( Depok) kedua Dai yang sudah lama tidak pernah hadir di MT. Nurul Islam di kerenakan bolak-balik jakarta - Singapura dalam Rangka Da'wah Islamiyah pada akhirnya bisa meluangkan waktu dan dapat menghadiri acara penutupan / Tawakufan MT. Nurul islam. Al Ustadz Nurul AnwaR Yang berksepatan mengisi tausiah menyampaikan beberapa ma'lumat dan pesan kepada kedua mempelai :

    beliau berkata di awal ceramahnya, Bang nurus shobah ga salah nih pilih nikah menjelang bulan puasa, karena yang namanya pengaten baru lagi giat-giatnya nyawahi sawah, yang di sabut tawa oleh para hadirin. Namun Tidak apalah yang penting tujuannya adalah ibadah dan mengikuti Sunah Rasulullah  SAW. yang penting dalam pernikahan kita harus memperhatiakan 4 Hal :

    1. Harus Keras apanya yang keras ... jangan pada pikiran negatif dulu dong kata beliau, yang di sabut ger para jama'ah  maksud keras disini laki-laki harus tegas kepada istrinya, kerena laki-laki sebagai pemimpim yang kepemimpinannya di mintai pertanggung jawabannnya di akherat nanti
    2. harus panjang, lagi-lagi beliau bertanya apanya yang panjang.. kali ini hadirin cuma ketawa tidak menjawab karena  ditakutkan jawabannya  tidak sesuai dengan jawaban yang sesuai dengan  sang ustad. akhirnya beliau melanjutkan ceramahnya yang di maksud dengan pajang adalah pajang usia pernikahanya karena di hiasasi dengan akhlak mawaddah warrohmah yaitu sikap sayang menyangi di antara suami dan istri.
    3. Bulat, apanya yang bulat..artinya tekadnya harus bulat karena namanya pernikahan dan habis pernikahan biasa tabiat seseorang baik istri maupun suami  mulai kelihatan baik yang baik-baik maupun yang buruknya dan kita kita harus menerima bulat-bulat segala kekurangan dan dan kelebihan pasangan kita, jangan bulatan istri kita saja yang kita trima..disabut ger jama'ah yang hadir.
    Di karenakan al Ustadz Muhammad Sauqi MZ Sudah hadir maka beliau mensudahi ceramahnya. yang pada Akhirnya acara ini di tutup pembacaan Doa yang di pimpin  Oleh Putra KH. Zainuddin Mz dan Talqin di pimpin oleh Ustadz Ahmad Hadi Nadih ( Pimpinan MT. Nurul Islam ) di karenakan waktu sudah malam karena kebanyakan jamaah kami adalah anak-anak  yang sedang menjalin ujian kenaikan kelas maka acara di tutup , mudah-muadahan Semua pada berkah amiiin !

    Tuesday, 3 May 2016

    Teks Qosidah Ya Asyiqol Musthofa يَاعَاشِقَ الْمُصْطَفٰی

    يَاعَاشِقَ الْمُصْطَفٰی ، اَبْشِرْ بِنَيْلِ الْمُنٰی
    قَدْرَاقَ گَأْسُ الصَّفَا ، وَطَابَ وَفْدُ الْهَنَا
    نُوْرُالْجَمَالِ بَدَا ، مِنْ وَجْهِ شَمْسِ الْهُدٰی
    مَنْ فَضْلُهُ عَمَّنَا
    طٰهَ الَّذِی بِاللِّقَا ، قَدْ فَازَ لَمَّا ارْتَقٰی
    وَفِی ذُرَی الْإِرْتِقَا ، مِنْ رَبِّهِ قَدْدَنَا
    فَهُوَحَبِيْبُ الْاِرْلٰهْ ، وَجَاهُهُ خَيْرَجَاهْ
    بِقُرْبِهِ قَدْ حَبَاهُ ، وَخَصَّهُ بِالثَّنَا
    دُوْنَ الْوَرٰی رَبُّنَا

    Sunday, 24 April 2016

    Lirik Waqtissahar< وَقْتِ السَّحَرْ>



    وَقْتِ السَّحَرْ بِهْ يَطِيْب الْحَالْ لاَهْلِ الصَّفَا وَبِهْ يَجُوْدُ الْعَلِي بِالْفَضْلِ لأَهْلِ الْوَفَا

    Waktu larut malam adalah saat termuliakannya keadaan orang orang suci, dan pada waktu itu pula semakin pemurah Sang Maha Mulia dengan anugerah untuk mereka yg menepati janji untuk mengunjungi Nya (shalat malam),

    كَمْ مِنْ سَقِيْمٍ بِهَذَا الْوَقْتِ نَالَ الشِّفَا وَكَمْ بِهِ اِتَّصَلْ مِنْ عَبْدٍ بِالْمُصْطَفَى

    Berapa banyak orang orang yg dimurkai dan ditimpa musibah yg diwaktu larut malam itu (mereka bermunajat pada Nya) maka mereka mendapatkan kesejukan dan pencabutan atas musibahnya, dan berapa banyak banyak pula para hamba yg termuliakan dengan terhubung hatinya dengan sang Nabi saw,

    وَقَابَلَتْهُ الْمَوِاهِبْ ظَاهِرًا وَالْخَفَا وَنَازَلَتْهُ لَطَائِفْ خَيْرِ مَنْ لَطَفَا

    Maka ia disambut dengan anugerah anugerah yg terlihat dan yg tersembunyi (permasalahan dunia dan akhiratnya), dan turunlah untuknya kasih sayang dan kelembutan kelembutan dari yg sangat Indah kelembutan Nya.

    عَنِ الْمَسَاوِي وَكُلِّ الذَّنْبِ فَضْلاً عَفَى وَبَارِقِ الْفَضْلِ وَاْلإِ حْسَانِ لُهْ رَفْرَفَا

    Dari kehinaan kehinaan dan setiap dosa, anugerah maaf Nya pun melimpah, dan pijaran cahaya kemuliaan dan keluhuran untuknya terus bercahaya indah,

    وَحَسْبُهُ جُوْدُ مَوْلاَنَا الْعَلِي وَكَفَى وَهَاهُنَا الْقَوْلَ يَا أهْلَ الْفَهُمْ قَدْ وَقَفَا

    Maka cukuplah kedermawanan Tuhan kita Yang Maha Tinggi dan Maha Mencukupi segenap hamba Nya, dan sampai disinilah wahai yang memahami, terhenti ucapan dan kata kata..

    مَنْ ذَايُعَبِّرْ عَنِ الْغَوْثِ إِذَا وَكَفَا ياَرَبِّ زِدْنَا عَطَايَا يَارَبِّ زِدْ تُحَفَا

    Siapakah pula yg mampu menggambarkan kemegahan curahan hujan rahmat Nya bila sedang melimpah.., wahai Tuhan tambahkan bagi kami pemberian pemberian, wahai Tuhan kami tambahkanlah sesuatu yg berharga,

    وَاعْطِفْ عَلَيْنَا فَإِنَّكَ خَيْرَ مَنْ عَطَفَا وَاعْلِي لَنَا فِي رِحَابِ الْعِزّ ِبِكْ غُرَفَا

    Maka berlemah lembutlah pada kami, sungguh engkau sebaik baik yg berlemah lembut, dan limpahkanlah kemuliaan bagi kami dengan sambutan kemegahan kamar kamar istana Mu,

    وَصَلِّ دَأْبًا عَلَى أحْمَدُ وَالِهَ الشُّرَفَا وَالصَّحْبِ أَهْلِ الْهُدَى وَمَنْ بِهِمْ إِقْتَفَا

    Dan limpahkanlah shalawat selalu atas Nabi Muhammad saw dan keluarganya yg mulia, beserta para sahabatnya dan para pembawa petunjuk dan semua yg mengikuti jejak mereka,

    وَالْحَمْدُ اللهِ رَبِّي حَسْبُنَا وَكَفَى

    Dan segala puji bagi Allah Tuhanku, Yang Maha Melindungi kami dengan kecukupan.